Ilmuwan Mencari Pisang Baru Pengganti Cavendish

ilmuwan-mencari-pengganti-cavendish

Semenjak musibah Covid-19, masyarakat mulai menata gaya hidup untuk lebih sehat, salah satunya dengan menambah diversifikasi pada karbohidrat. Ada banyak sumber karbohidrat selain nasi yang beberapa dalam jenis buah-buahan.

Salah satu buah favorit masyarakat Indonesia adalah pisang, selain karena terjangkau juga enak rasanya. Rasanya yang manis membuat banyak masyrakat Indonesia menggemari buah pisang ini. Apalagi buah ini juga bisa diolah menjadi berbagai jenis makanan dan minuman.

Diantara pengolahan buah pisang yang populer adalah mencampurnya dengan susu untuk jus selain itu menjadikannya pisang goreng. Pisang Goreng sangat digemari masyarakat Indonesia karena jika dimakan saat panas sensasinya renyah diluar sedangkan lumer di dalam, apalagi jika menggunakan jenis pisang tertentu untuk isiannya.

Selain itu masih ada camilan lain yang namanya molen, molen ini biasa dibentuk kecil-kecil dan diisi pisang di dalamnya. Kreativitas masyarakat Indonesia ini sangat luar biasa yang tercermin beberapa jenis makanan yang terbuat dari pisang. Selain molen dan pisang goreng masih banyak makanan olahan pisang yang lain. Ini membuat buah ini menjadi salah-satu buah paling diminati oleh segala kalangan.

Pisang yang dijual di pasar memiliki beragam jenis dan memiliki keunggulan sendiri-sendiri. Diantaranya adalah pisang raja, pisang susu, dan pisang cavendish. Oleh karenanya sangat penting untuk menjaga kualitas dan produktivitas pisang di Indonesia.

konsumsi-buah-per-kapita

Konsumsi Buah per Kapita

Indonesia adalah negara yang diberkahi geografisnya yang terletak di garis khatulistiwa. Hal ini membuat iklimnya mendukung untuk ditanami berbagai jenis buah-buahan. Produksi buah di Indonesia per tahun bisa hampir mencapai 26 juta ton, jadi cukup wajar jika warganya cenderung suka mengkonsumsi buah.

Buah-buahan yang diproduksi di Indonesia terdiri dari bermacam-macam mulai dari Pisang hingga Buah Naga. Selain diberkati iklim yang bagus Indonesia juga memiliki tanah yang cukup subur. Hampir tidak ditemui adanya gurun pasir di Indonesia, semuanya paling tidak tertutupi oleh hijaunya rumput.

Buah yang paling banyak dikonsumsi di tanah yang dilintasi garis khatulistiwa ini adalah Pisang. Hal ini wajar karena pisang memiliki berbagai jenis yang dijual di pasar mulai dari cavendish, raja, susu, hingga pisang unik yang diproduksi terbatas. Selain itu juga budaya disini memiliki berbagai produk kreatif untuk mengolahnya mulai dari kolak pisang hingga pisang goreng.

Sedangkan buah lain yang cukup digemari adalah Jeruk. Jeruk merupakan buah yang cukup penting untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian terutama vitamin c dan hidrasi. Selain itu iklim panas yang tersebar di seluruh wilayah membuat warga lokal cenderung mencari minuman yang segar untuk menghilangkan dahaga, minum es jeruk bisa membuat dahaga cepat kabur.

Buah lain yang tidak sering dikonsumsi namun peminatnya cukup tinggi adalah buah naga karena buah ini hanya bisa diproduksi maksimal di iklim tropis. Hal ini membuat negara-negara di belahan bumi utara menilainya sangat berharga karena tidak bisa diproduksi disana. Selain itu bentuknya yang eksotis dan rasanya yang manis membuat peminatnya cukup luas.


permintaan-pisang

Pertumbuhan Permintaan Pisang

Pisang adalah buah yang paling banyak dikonsumsi di dunia. Segala kalangan menyukai buah pisang mulai dari pekerja kantor, atlet, ibu rumah tangga, balita, hingga lansia.

Dibalik daya tarik pisang adalah karena buah ini memiliki nutrisi yang cukup penting. Pisang merupakan sumber karbohidrat yang lebih sehat jika dibandingkan nasi sehingga merupakan pilihan untuk diet. Selain itu pisang juga kaya mineral-mineral penting seperti potassium.

Diantara negara-negara yang paling banyak mengkonsumsi buah pisang adalah negara tropis dan sub-tropis karena memang harganya cenderung murah karena biaya transportasi dari kebun ke retail yang singkat dan murah. Berbeda dengan negara-negara yang cukup jauh dari kebun seperti pada Uni Emirat Arab, meskipun juga konsumsi buah ini tergolong tinggi walaupun lebih mahal daripada di tempat produsen. Hal tersebut bisa diakibatkan oleh pendapatan warga di UEA yang cukup tinggi.

Meski negara-negara di belahan bumi utara cukup jauh dari kebun tempat memproduksi pisang namun konsumsi disana cukup tinggi dan hampir sama dengan rata-rata konsumsi per kapita di seluruh dunia. Mungkin karena banyak masyrakat disana gemar hidup sehat dan pergi ke gym yang membuat mereka mengkonsumsi pisang sebagai pre-workout. Selain itu juga sering dijumpai warga di belahan bumi utara yang membuat pisang sebagai sarapan.

cavendish

Permasalahan Pada Pisang Cavendish

Di Indonesia ada banyak sekali jenis pisang yang digemari di masyarakat namun ternyata yang paling banyak dikomersilkan adalah Pisang Cavendish. Pisang Cavendish ini memiliki bentuk yang lebih cantik dari yang lain sedangkan pengolahan pasca-panennya membuat buah ini digemari untuk dikomersilkan oleh perusahaan-perusahaan.

Pisang Cavendish ternyata diambil dari Cina bagian selatan pada tahun 1826 oleh bangsawan bernama William Spencer Cavendish yang membawanya ke Mauritius. Mauritius merupakan daerah yang beriklim tropis. Sejak saat itu pisang ini mulai berkembang dan tersebar ke seluruh dunia. Meski demikian Cavendish ini belum populer untuk dikomersilkan sampai ada penyakit yang menyerang varietas Gros Michel pada tahun 1950 dan Cavendish dibudidayakan untuk menggantikannya karena varietas ini tahan terhadap penyakit tersebut

Meski demikian pada tahun 2019 ditemukan penyakit lain yang mengancam varietas Cavendish yang dikomersilkan. Pada 2019 beberapa hektar lahan di karibia yang ditanami Cavendish ini mengalami masalah hingga banyak yang mati, penyakit yang sama yang dulu menyerang varietas Gros Michel.

Tanaman Pisang merupakan komoditi yang sangat penting bagi dunia karena tingkat konsumsinya sangat tinggi di seluruh dunia. Selain itu sangat banyak petani yang bergantung hidupnya dengan menanam pisang. Ditambah lagi ada berbagai budaya yang telah menganggap pisang sebagai bagian dari mereka seperti contohnya melekat dengan makanan atau minuman khas daerah mereka. Tidak bisa dipungkiri kalau kiamat pisang merupakan kiamat yang mengguncang dunia.

penyelamatan-cavendish

Langkah Penyelamatan Pisang

Pisang Cavendish merupakan pisang yang 2/3 diproduksi di seluruh dunia sehingga permasalahan terhadap varietas ini sangat penting untuk tidak menyebabkan kiamat pisang di seluruh dunia. Berbagai cara dapat dilakukan seperti mengganti dengan varietas pengganti, menemukan obat pertanian, hingga menjaga supply-chain dari terkontaminasi.

Semenjak permasalahan pada Cavendish pada 2019, banyak sekali ilmuwan yang terjun untuk menangani permasalahan ini mulai dari ilmuwan perusahaan hingga akademisi. Mereka telah mencoba untuk mengimpor berbagai jenis pisang di seluruh dunia lalu dikembangkan untuk mendapatkan varietas yang memiliki rasa dan bentuk yang mirip dengan cavendish, mudah dalam penanganaman pascapanen, hingga tahan terhadap penyakit.

Beberapa orang yang mencoba mendapatkan varietas baru bahkan mencoba mengembangkan dari varietas dan sub-varietas pisang yang masih liar atau masih memiliki biji di dalamnya. Beberapa juga mencoba untuk melakukan edit DNA meski cara ini hanya sedikit yang bisa mengaksesnya dan cenderung mahal.

Salah satu cara lainnya adalah dengan menemukan obat pertanian untuk menyembuhkan Cavendish dari penyakit. Bagaimanapun masyarakat telah sangat familiar dengan Cavendish dan sangat sedikit yang ingin pindah pilihan jika tidak terpaksa. Meski demikian menggunakan obat pertanian cenderung membuat ketergantungan pada pengelola kebun, apalagi jika obat pertaniannya mahal maka akan menambah fixed-cost pada produksi Cavendish.

Cara lain yang bisa dilakukan pada daerah selain yang telah terinfeksi adalah dengan menjaga ketat supply-chain dan berusaha untuk tidak sembarangan membawa produk pertanian masuk ke daerah tertentu. Karena penyakit pada Cavendish ini masih tergolong belum mengglobal maka dapat dilakukan langkah penyelamatan di daerah lain yang belum terinfeksi.


Artikel Direkomendasikan

Amerika: Menanam Kaktus Untuk Krisis Pangan Dunia


Ganja Yang Masuk Ke Dalam Salad

Ilmuwan Olah Kaktus Menjadi Bahan Bakar Alternatif